you're reading...
Celoteh, Komputer dan Internet

Perjalanan : Back To Bandung

CCTVKembali ke Bandung dari sebuah perjalanan, seorang teman meminta tolong untuk membantu membereskan permasalahan di perusahaan (pabrik) yang berhubungan dengan IT. Permasalahannya adalah membereskan perangkat CCTV agar kembali berfungsi dan menambahkan fungsi remote monitor melalui net. Permasalahan kedua adalah mem-porting aplikasi yg ada menjadi webbase application. Semuanya Internet Minded.

CCTV ? mainan baru nich, walau mungkin ga jauh beda dengan webcam yg biasa gw gunakan buat ber video chat. Web App ? yaaah…biasa jg lah. [OK!]

Langkah pertama adalah ngoprek cctv. Dari mulai re-checking cam yg sudah ada tapi mati alias Cuma nampilan layar item, cabling system juga gw check siapa tau ada yg dimakan tikus (yg jelas buka Tikus berdasi, karena jelas gak akan suka kabel), terakhir check Unit Perekam Digital yag bahasa sono-nya disebut DVR (Digital Video Recording). Yang terakhir berupa stand alone DVR merk AVTech seri 785D dengan 8 Port input Video. Hmmm.. dia punya konektor RJ-45 di bagian belakangnya so.. siap net lah. No-problemo!

Langkah kedua adalah melakukan re-checking jaringan (Net), disini ada satu unit Ethernet Hub Allied Telesin dengan 16 Port yang sudah hampir penuh…Its OK. Dan satu Unit Server yang digunakan sebagai Database Server untuk aplikasi yg terpasang. Dibagian lain terpasang LinkSys seri WRT54G yang difungsikan sebagai Router dimana diujung lainnya nyantol sebuah Wireless modem yang nge-link ke provider. [Check!]

Re-Checking is OK. Langkah pertama selanjutnya adalah menyambungkan DVR ke LAN dengan seutas kabel UTP dan mengeset IP Lokal untuk sang DVR.[Check!] Sekarang kamera dapat dimonitor melalui LAN. Ada 2 cara yang dapat dilakukan :
1. Melalui Aplikasi Java yang dijalankan lewat Browser.
2. Melalui Aplikasi Desktop yang terdapat dalam CD pada Paket DVR.

Untuk menjalankan lewat browser kita tinggal memanggil alamat IP Address serta Port dari DVR yang bersangkutan. Mengisi User ID dan Password. Jreng… Kamera dapat dimonitor lewat browser. Apabila menggunakan Applikasi Desktop yang disertakan kita tinggal mengisi user id, passwors, IP address, Port lalu Login. Beres.

Untuk Melakukan remote monitor melalui Internet, ada beberapa langkah yang harus dilakukan antara lain kita harus memiliki sebuah IP Statis (idiot way) dan melakukan IP forwarding IP Address DVR. Setelah semua siap, tidak ada kesulitan untuk melakukan remote monitoring dimanapun kita berada (selama ada koneksi internet atau sinyal seluler). Untuk memonitor melalui HP kita dapat melakukan melalu aplikasi java, symbian ataupun WinCE.

Its Related to :
CCTV : Jenis apa yg kita butuhkan?
DVR (Digital Video Recorder)
Remote Monitor

About Guz

Belajar sambil bekerja merupakan hal yang biasa saya lakukan.

Diskusi

3 thoughts on “Perjalanan : Back To Bandung

  1. nice artikel,,i like

    Posted by Faizal | Akselera | 22 Agustus 2010, 11:45 am
  2. ini yg saya cari2..good artikel, o.. ya.. sekalian tukeran link yuk

    Posted by igjepara | 26 Maret 2011, 12:20 pm
  3. Info menarik dan boleh sekali dicoba, Makasih buat infonya dan sukses selalu.

    Posted by foredi gel mataram | 27 April 2011, 11:32 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: